Dapat Iklan Pinjaman Tunai Mudah? Jangan Lupa Cek Ini

KrediFazz: Pinjaman Cepat dan Mudah dengan Bunga Rendah • Krediblog

Di Youtube, di media sosial, di mesin pencari, atau bahkan di WhatsApp, setiap harinya kamu bisa mendapatkan iklan pinjaman tunai mudah dengan cepat. Kalau lagi kepepet dan butuh banget pinjaman, iklan-iklan ini bisa sangat membantu kamu dalam menemukan fintech yang pas. 

Sayangnya, perlu diketahui bahwa mungkin nggak semua iklan tersebut berasal dari fintech yang legal atau yang sudah terdaftar di OJK. Masih ada kemungkinan fintech ilegal yang mencari konsumen melalui iklan untuk diberikan pinjaman dengan bunga yang mencekik. 

Oleh karena itulah, supaya kamu nggak terjebak dengan aplikasi fintech ilegal, ada beberapa hal yang perlu kamu cek lebih lanjut ketika menerima iklan pinjaman tunai mudah. Apalagi dengan kalimat yang terlihat too good to be true atau terkesan terlalu mudah dan tanpa syarat apa pun. Sebab, pada dasarnya, pengajuan pinjaman di aplikasi fintech juga membutuhkan proses, lho. 

Nah, berikut ini adalah 4 hal yang perlu kamu cek lebih jauh sebelum mengeklik atau menggunakan aplikasi fintech dari iklan:

Apakah ada nama perusahaan resmi fintechnya?

Biasanya, kalau iklan dikirimkan melalui SMS, ada banyak sekali spam iklan pinjaman online yang tidak menyebutkan nama. Isi SMS cenderung hanya menginformasikan perihal jumlah pinjaman yang bisa didapat, nomor telepon yang bisa dihubungi, atau link yang diminta pengirim untuk diklik. 

Jenis iklan ini kerap digunakan oleh fintech ilegal yang mencari nasabah. Kalau dalam kondisi butuh atau kepepet, mungkin masih banyak orang yang akhirnya tergoda untuk klik link atau menghubungi nomor WA yang tertera. 

Penting untuk diketahui bahwa tanpa adanya nama fintech, bisa dibilang iklan layanan pinjaman tunai tidak bisa dipercaya. Sebab, fintech yang beroperasi dengan legal, tidak akan segan untuk mencantumkan nama aplikasi perusahaannya. Dengan begitu, orang yang melihat iklan bisa mengecek lebih lanjut di situs OJK untuk validasi apakah perusahaan tersebut benar terdaftar atau tidaknya. 

Apakah nama fintech terdaftar di OJK?

Kalau sebuah iklan pinjaman sudah mengandung nama perusahaan atau nama aplikasi fintechnya, langkah kedua yang bisa kamu lakukan adalah mengecek apakah benar klaim tersebut?

Sebab, ini untuk menghindari jika ada fintech yang mengaku-ngaku sudah terdaftar di OJK padahal belum. Nggak ada salahnya untuk melakukan double check demi keamanan data-datamu sebelum mengajukan pinjaman. 

Apakah ada link yang disertakan dalam iklan?

Jangan asal mengeklik link yang muncul di dalam iklan, apa pun bentuknya. Terutama SMS atau chat pribadi seperti di WhatsApp. Untuk iklan yang datang dari platform seperti Facebook atau Google yang mengandung label “sponsored ads”, biasanya link yang dimasukkan pihak pengiklan sudah lebih dulu direview sebelum iklan ditayangkan. 

Tapi, kamu perlu tetap hati-hati, ya. Hindari link pendaftaran aplikasi fintech atau pengajuan pinjaman yang berupa google form di mana kamu diminta untuk mengisi data-data pribadi kamu ke dalamnya termasuk foto selfie atau foto KTP. Sebab, fintech yang resmi menggunakan platform situs atau aplikasi untuk proses registrasinya, tidak melalui pihak ketiga apalagi menggunakan google form yang tidak diketahui pembuat atau kredibilitasnya. 

Apakah ada informasi jelas untuk cara pendaftarannya?

Berbeda dengan layanan pinjaman konvensional, layanan pinjaman online haruslah mudah dan praktis untuk proses pendaftaran dan pengajuannya. Kalau layanan pinjaman konvensional, mungkin kamu perlu usaha lebih untuk mendapatkan informasi pengajuannya seperti menghubungi contact center atau datang langsung ke bank. 

Untuk aplikasi pinjaman berbasis online, informasi perihal pendaftaran dan caranya idealnya bisa ditemukan di situs atau di aplikasinya dengan mudah tanpa perlu dicari tahu mendalam oleh pengguna. Kalau ada sebuah aplikasi yang berbelit-belit atau tidak transparan memberikan informasi pendaftaran, sebaiknya jangan dulu digunakan. Apalagi jika kamu harus mengunduh aplikasi yang bukan dari Google Play Store atau App Store. 

Rekomendasi pinjaman tunai mudah dengan limit s.d Rp 3 jutaan

Salah satu rekomendasi aplikasi pinjaman tunai mudah yang bisa kamu gunakan ada KrediFazz. Aplikasi fintech yang sudah terdaftar di OJK ini, bisa memberikan pinjaman maksimal sampai dengan Rp 3 juta. Cocok dimanfaatkan jika kamu punya kebutuhan mendesak yang jumlahnya tidak terlalu besar. 

KrediFazz memiliki tingkat suku bunga sebesar 0.3% per hari atau maksimal 9% per bulan. Di mana biasanya, rata-rata fintech sejenisnya menawarkan bunga lebih tinggi yaitu 0.8% per hari. Ada juga biaya admin sebesar 6% yang akan dipotong dari jumlah pinjaman kamu. Registrasi dan pengajuan pinjaman KrediFazz dapat dilakukan melalui aplikasinya. Aplikasi KrediFazz tersedia dan bisa diunduh di Google Play Store. 

Yang menarik, pinjaman di KrediFazz juga bisa cair cepat dalam 24 jam, lho. Tertarik coba?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Post